Bagaimana Cara Mengatur Message Validity Period (TTL) pada Template Campaign WhatsApp

Article author
Learning Center Mekari
  • Diperbarui

Ketika penerima pesan sedang offline atau tidak dapat dijangkau, WhatsApp akan terus mencoba mengirimkan ulang (retry) pesan template Anda. Untuk mengatur durasi pengiriman ulang pesan tersebut, Mekari Qontak menghadirkan fitur Message Validity Period (disebut dengan Message Time-To-Live atau TTL). Fitur ini memungkinkan Anda menentukan berapa lama WhatsApp akan mencoba mengirimkan pesan sebelum masa berlakunya berakhir. Jika pesan belum berhasil dikirim hingga periode tersebut berakhir, WhatsApp tidak akan mencoba mengirimkannya kembali dan sistem akan menampilkan informasi "Delivery period expired".

Pengaturan ini dapat dilakukan saat pembuatan template, untuk setiap template berdasarkan kategorinya. Sebelumnya, periode pengiriman mengikuti pengaturan default WhatsApp, yaitu 10 menit untuk kategori Authentication dan 30 hari untuk kategori Marketing dan Utility. Periode tersebut tidak dapat dilihat maupun diubah oleh pembuat template. Fitur ini akan tersedia di Mekari Qontak mulai akhir Oktober 2026.

Pilihan validity period untuk template Marketing hanya tersedia pada WABA yang telah di migrasi ke Marketing Messages API (MM API). 

Tips: Cara Cek Apakah WABA Anda Sudah Menggunakan MM API

Anda dapat melihat apakah akun Anda telah dimigrasi ke MM API melalui halaman pembuatan template dan campaign WhatsApp. Setelah memilih informasi Sender atau Account, jika Anda melihat informasi seperti di bawah ini, maka WABA Anda masih belum di migrasi ke MM API. Jika informasi tersebut tidak muncul, WABA Anda sudah menggunakan MM API. Pelajari cara migrasi ke MM API.

A. Tentang Message Validity Period

Pesan yang bersifat time-sensitive — seperti kode OTP, promo flash sale, atau pengingat jadwal pengiriman — kehilangan nilainya jika tiba terlambat diterima oleh pelanggan. Dengan Message Validity Period, Anda dapat memberi tahu WhatsApp: "jika pesan ini tidak dapat segera dikirim, jangan kirimkan sama sekali."

Anda dapat memilih delivery period dari daftar preset yang telah ditentukan untuk setiap kategori. Nilai yang dicetak tebal adalah default yang terisi otomatis. 

Kategori Default WhatsApp Preset yang Tersedia API
Marketing Lite 30 hari 12 jam · 1 hari · 3 hari · 7 hari · 14 hari · 30 hari MM API
Marketing 30 hari Tidak tersedia Cloud API
Utility 30 hari 30 detik · 5 menit · 10 menit · 30 menit · 1 jam · 6 jam · 12 jam Cloud API
Authentication 10 menit 30 detik · 1 menit · 5 menit · 10 menit · 15 menit Cloud API

Penting
- Jika Anda tidak mengatur validity period, maka default WhatsApp yang berlaku: 30 hari untuk Marketing dan Utilitas, serta 10 menit untuk Otentikasi.
- Template Otentikasi yang dibuat sebelum 23 Oktober 2024 memiliki default 30 hari, bukan 10 menit. Disarankan untuk mengatur preset yang lebih pendek agar kode OTP tidak diterima dalam keadaan kedaluwarsa.
- Delivery period hanya dapat diatur saat pembuatan template. Perubahan delivery period pada template yang sudah dibuat belum tersedia pada rilis ini — untuk mengubahnya, silakan buat template baru.

B. Mengatur Message Validity Period saat Membuat Template

Ikuti langkah berikut untuk mengatur validity period saat membuat template campaign WhatsApp pada Mekari Qontak.

  1. Masuk ke Akun Mekari Qontak Anda.
  2. Pilih menu Campaign, lalu klik "Templates".
  3. Selanjutnya, pada tab "WhatsApp", klik "Create template". 
  4. Kemudian pilih kategori template yang ingin Anda buat: Marketing, Utility, atau Authentication. Pelajari langkah lengkap pembuatan template di sini.
  5. Masuk ke tahap "Content & delivery" (sebelumnya bernama "Content editing"), lalu scroll ke bagian "Delivery settings" yang berada di bawah konten pesan. Kemudian aktifkan toggle ‘Customize delivery period’.

    Untuk template Marketing pada WABA yang telah menggunakan MM API, pengaturan validity period berada dalam satu kelompok "Delivery settings" bersama pengaturan Max Price (jika fitur tersebut aktif). Tentang Max Price.

  6. Klik dropdown "Delivery period" dan pilih preset yang Anda inginkan. Preset yang ditampilkan mengikuti kategori template yang dipilih (lihat bagian A). Nilai default telah terisi otomatis — ubah sesuai kebutuhan Anda.
  7. Pastikan delivery period yang dipilih telah sesuai pada bagian "Delivery settings", lalu lengkapi informasi template lainnya dan klik "Submit" untuk mengirimkan template ke META untuk di-review.
  8. Lalu, template yang telah Anda buat akan tampil di halaman utama Templates.
     

C. Melihat Message Validity Period pada Halaman Template Details

Setelah template berhasil dibuat, Anda dapat melihat validity period yang tersimpan melalui halaman Template Details. Informasi ditampilkan pada baris "Delivery period" dan bersifat read-only (tidak dapat diubah).


 

D. Status "DeliveryPeriod Expired" pada Campaign Log

Jika penerima tidak dapat dijangkau selama seluruh periode validity, WhatsApp akan berhenti mencoba mengirimkan pesan dan pesan tersebut tidak akan diteruskan. Pada campaign delivery log, pesan akan ditampilkan dengan alasan kegagalan "Delivery period expired".

Tips
Jika status ini sering muncul untuk suatu jenis template, pertimbangkan untuk memilih preset yang lebih panjang ketika membuat template baru, lalu kirim ulang pesan jika masih relevan.

Penting
Jika META melakukan perubahan kategori template secara otomatis (misal dari Utilitas menjadi Marketing), maka validity period yang telah diatur akan kembali ke default 30 hari. Silakan buat template baru dan pastikan konten template sesuai dengan ketentuan META untuk mengurangi kemungkinan reklasifikasi kategori. Pelajari tentang rekategorisasi template.