Use Case merupakan konfigurasi yang menentukan bagaimana event dikirim dari sistem Anda ke Pixel yang dituju. Konfigurasi ini mencakup Pixel tujuan, pemicu pengiriman event, serta jenis event Meta yang akan dikirimkan.
Setiap use case bekerja secara independen sehingga Anda dapat memiliki beberapa use case aktif secara bersamaan dengan konfigurasi pemicu dan event yang berbeda.
Pada panduan ini, Anda akan mempelajari cara mengkonfigurasi use case untuk mengatur pengiriman event ke Pixel. Setiap use case menentukan Pixel tujuan, pemicu pengiriman event, serta jenis event Meta yang akan dikirimkan.
Anda dapat memiliki beberapa use case aktif secara bersamaan, dengan masing-masing use case memiliki pemicu dan jenis event yang berbeda.
A. Cara Mengatur Use Case Conversation Tagging
- Masuk ke akun Qontak Anda, lalu pilih menu "Settings".
- Pilih sub-menu "Integrations", lalu pilih tab "Channel integration".
- Pada bagian "Meta Conversion API Manager", klik "Manage".
- Pada panel Meta Conversion API Manager, pilih Business Manager yang relevan. Sebagai contoh, pilih Business Manager “Mekari”.
-
Lalu pilih Pixel yang akan digunakan dan klik “View details”.
Penting
Pastikan Pixel yang dipilih di Qontak sama dengan Pixel yang dipilih pada halaman Meta Ads Manager.Jika Anda mengelola beberapa Pixel, pastikan untuk memilih Pixel yang digunakan pada kampanye iklan terkait. Anda dapat memeriksa Pixel ID melalui Events Manager.
- Klik “Add use case”.
- Lalu tentukan sumber pemicu yang akan digunakan:
Keterangan:Room Tag — digunakan jika konversi ditandai secara manual atau otomatis oleh tim melalui label percakapan.
Desty Commerce — digunakan jika konversi berasal dari aktivitas belanja pada Desty Commerce.
Sebagai contoh, pada panduan ini kita akan menggunakan “Conversation tagging” sebagai sumber pemicu. Klik “Add” pada opsi tersebut untuk melanjutkan.
Selanjutnya, Anda akan diarahkan ke halaman pengaturan “Conversation tagging”. Lengkapi pengaturan pada kolom yang tersedia sesuai kebutuhan. Berikut rincian setiap kolom yang perlu Anda konfigurasi:
| No. | Nama Fitur | Penjelasan |
| 1 | Enable use case | Mengaktifkan use case agar dapat digunakan. Use case dapat diaktifkan atau dinonaktifkan tanpa perlu dihapus. |
| 2 | Condition | Menentukan kondisi yang akan memicu event. Pada contoh ini, kondisi yang digunakan adalah Customer sends first message. |
| 3 | Standard event |
Menentukan event standar yang akan dikirim ketika kondisi terpenuhi. Pada contoh ini, event yang dipilih adalah Contact. Standard Event Meta yang akan dikirim ketika pemicu terjadi. Standard Event yang tersedia meliputi Contact, Lead, AddToCart, InitiateCheckout, dan Purchase. |
| 4 | Add trigger |
Menambahkan trigger baru untuk menentukan kondisi atau pemicu tambahan pada use case. Setelah menambahkan trigger, Anda perlu mengatur dua kolom berikut:
Pada kolom “Trigger tag”, Anda dapat memilih atau menambahkan tag yang akan digunakan sebagai pemicu yang meliputi: Pada kolom “Standard event”, pilih event standar yang sesuai dengan aktivitas yang ingin Anda ukur. Pilihan event yang tersedia meliputi: Setelah menentukan “Trigger tag” dan “Standard event”, lengkapi pengaturan tambahan yang tersedia untuk event “Purchase”. Pada contoh ini, pengaturan yang perlu dilengkapi meliputi “Value source” dan “Currency”. |
- Klik “Add use case” untuk menyimpan konfigurasi. Use case akan menjadi aktif dan sistem siap mengirimkan event.
B. Cara Mengatur Event Konversi Iklan dengan Pixel pada Meta Ads Manager
Untuk mengoptimalkan konversi iklan menggunakan Pixel, pastikan Anda memilih performance goal “Maksimalkan Jumlah Konversi”, dataset berupa Pixel yang telah dikonfigurasi di Qontak, serta event konversi “Pembelian” (Purchase).
Untuk panduan lengkap mengenai cara membuat iklan dan mengatur event konversi di Meta Ads Manager, pelajari di sini.
C. Panduan Memilih Event
Pemilihan event yang tepat membantu menentukan data konversi yang digunakan Meta untuk proses optimasi. Gunakan panduan berikut untuk menentukan event berdasarkan kondisi bisnis Anda.
| Kondisi bisnis | Event yang disarankan | Alasan |
| Pelanggan mengirim pesan pertama dari iklan | Contact | Menandai awal interaksi dengan pelanggan. |
| Prospek menunjukkan minat yang serius | Lead | Memiliki volume yang cukup untuk pembelajaran dan kualitas data yang lebih baik dibandingkan Contact. |
| Pelanggan memilih produk dari katalog | AddToCart | Menandai minat pelanggan terhadap produk tertentu. |
| Pelanggan meminta invoice atau tautan pembayaran | InitiateCheckout | Menandai adanya niat untuk melakukan pembelian. |
| Pembayaran telah dikonfirmasi | Purchase | Menandai konversi dengan nilai tertinggi dan dapat disertai nilai transaksi. |
Pertimbangan volume. Meta memerlukan sekitar 50 konversi per ad set dalam seminggu agar dapat keluar dari fase pembelajaran. Jika jumlah konversi Purchase belum mencapai jumlah tersebut, Anda dapat memilih event yang lebih sering terjadi, seperti Lead, sebagai event optimasi terlebih dahulu. Setelah jumlah konversi meningkat, Anda dapat mengubah event optimasi menjadi Purchase.
D. Beberapa Use Case pada Satu Pixel
Satu Pixel dapat memiliki beberapa use case yang aktif secara bersamaan. Konfigurasi ini memungkinkan Anda mencatat berbagai tahapan interaksi pelanggan sehingga memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang proses penjualan.
Dengan konfigurasi tersebut, Meta dapat memperoleh gambaran perjalanan pelanggan secara lebih lengkap, mulai dari interaksi pertama hingga transaksi. Anda juga dapat membuat audiens untuk penargetan ulang berdasarkan pelanggan yang berhenti pada tahapan tertentu dalam proses tersebut.
Penting
Event yang dipilih di sini harus sama dengan event konversi yang dipilih pada Ads Set di Meta Ads Manager.
Sebagai contoh, jika Mekari Qontak mengirimkan event Purchase, tetapi Ads Set di Meta Ads Manager dioptimalkan untuk Lead, event tersebut tetap akan dikirim dan tercatat di Events Manager. Namun, kampanye tidak akan menerima event tersebut sebagai atribusi konversi.
E. Mengubah, Menonaktifkan, dan Menghapus
Mengubah use case. Perubahan hanya berlaku untuk event yang dikirim setelah perubahan dilakukan. Event yang sudah dikirim sebelumnya tetap tidak berubah.
Menonaktifkan use case. Pengiriman event akan berhenti, tetapi konfigurasi tetap tersimpan dan dapat diaktifkan kembali.
Menghapus use case. Konfigurasi use case akan dihapus secara permanen. Event yang sudah dikirim ke Meta tetap tersimpan di Events Manager dan tidak terpengaruh.
Demikian penjelasan mengenai cara mengatur Use Case untuk pengiriman Event ke Pixel pada Conversion API.