Meta menghadirkan fitur WhatsApp Username yang memungkinkan pengguna WhatsApp berinteraksi dengan bisnis tanpa menampilkan nomor telepon mereka. Dengan adanya perubahan ini, nomor telepon tidak lagi selalu tersedia sebagai identitas utama pelanggan, karena Anda dapat memilih untuk menyembunyikannya.
Penting
Penerapan fitur BSUID akan dimulai pada 1 Juni 2026.
Untuk menyesuaikan dengan perubahan tersebut, akan diterapkan Business-Scoped User ID (BSUID) sebagai identitas utama pelanggan dalam sistem.
Business-Scoped User ID (BSUID) adalah ID unik yang diberikan oleh WhatsApp untuk mengidentifikasi setiap pengguna dalam konteks bisnis tertentu. ID ini tetap konsisten meskipun pengguna menggunakan username atau menyembunyikan nomor telepon mereka. Dengan menggunakan BSUID, Qontak dapat memastikan bahwa riwayat percakapan pelanggan tetap tersimpan, atribusi lead tetap akurat, serta fitur messaging seperti service message dan balasan dari iklan WhatsApp tetap berjalan tanpa gangguan.
Sebagai bagian dari penerapan ini, beberapa halaman di Qontak akan mengalami penyesuaian, termasuk Inbox, Contact, Report, serta WhatsApp Notification pada CRM.
A. Simulasi Penerapan BSUID
Untuk mendukung perubahan sistem identifikasi pengguna, WhatsApp akan memperkenalkan identitas pelanggan baru sebagai pengganti nomor telepon pada kondisi tertentu, seiring dengan peluncuran fitur username.
Ke depannya, nomor telepon tidak selalu dibagikan kepada bisnis. Sebagai gantinya, WhatsApp menyediakan Business-Scoped User ID (BSUID), yaitu identitas unik yang digunakan oleh bisnis melalui WhatsApp Cloud API untuk mengidentifikasi pengguna.
Berikut gambaran mekanisme identifikasi pengguna oleh bisnis di WhatsApp saat ini serta setelah perubahan diterapkan.
Kondisi saat ini (Today)
Bisnis mengidentifikasi pengguna menggunakan nomor telepon yang dibagikan oleh pengguna saat berinteraksi di WhatsApp.Kondisi setelah perubahan diterapkan – pengguna tanpa username
Jika pengguna tidak menggunakan username, bisnis tetap dapat mengidentifikasi pengguna melalui nomor telepon. Pada beberapa implementasi, Business-Scoped User ID (BSUID) juga dapat tersedia sebagai identitas tambahan.Kondisi setelah perubahan diterapkan – pengguna menggunakan username
Jika pengguna menggunakan username, nomor telepon tidak lagi selalu dibagikan kepada bisnis. Dalam kondisi ini, pengguna akan diidentifikasi menggunakan Business-Scoped User ID (BSUID) sebagai identitas utama.
Dengan demikian, BSUID akan menjadi pengenal unik pengguna di sisi bisnis, sehingga proses identifikasi, integrasi sistem, dan penyimpanan data pengguna tetap dapat berjalan meskipun nomor telepon tidak tersedia.
Penting
Dalam beberapa kondisi, nomor telepon pengguna masih dapat dibagikan kepada bisnis, seperti ketika pengguna belum menggunakan username atau ketika telah terdapat riwayat interaksi sebelumnya antara pengguna dan bisnis. Dalam kasus interaksi sebelumnya, nomor telepon pengguna masih dapat diterima oleh bisnis hingga 30 hari sejak interaksi terakhir.
Setelah BSUID dirilis oleh Meta, nomor telepon pengguna masih dapat diterima oleh bisnis dalam periode tertentu. Hal ini berlaku hingga 30 hari sejak pertama kali pengguna mengirimkan pesan kepada bisnis setelah BSUID dirilis.
Berikut gambaran alurnya:
Meta merilis BSUID
Perubahan sistem identifikasi pengguna mulai diterapkan oleh Meta, kemudian akan diikuti oleh Qontak.Customer mengirim pesan ke bisnis
Ketika customer mengirim pesan setelah BSUID dirilis, interaksi tersebut akan dihitung sebagai awal periode 30 hari.Customer menyembunyikan nomor telepon
Meskipun customer memilih untuk menyembunyikan nomor telepon, bisnis masih dapat menerima nomor telepon tersebut selama periode 30 hari sejak interaksi pertama.Setelah 30 hari
Jika customer tetap menggunakan username dan menyembunyikan nomor telepon, maka bisnis tidak lagi menerima nomor telepon pengguna.
B. Perbandingan Sistem Sebelum dan Sesudah Penerapan BSUID
| Aspek | Kondisi saat ini | Setelah BSUID diterapkan |
| Identifikasi pengguna | Bisnis mengenali pengguna melalui nomor telepon. | Pengguna diidentifikasi menggunakan BSUID dan dapat dikaitkan dengan username. |
| Pencarian pengguna | Pencarian dilakukan menggunakan nomor telepon. | Pencarian dapat dilakukan menggunakan BSUID atau username. |
| Akses nomor telepon | Nomor telepon selalu terlihat oleh bisnis. | Nomor telepon tidak selalu terlihat dan hanya dapat dibagikan dalam kondisi tertentu oleh pengguna. |
Setelah penerapan BSUID, identitas utama pengguna dalam integrasi API berubah dari nomor telepon (wa_id) menjadi BSUID (user_id). Nomor telepon hanya menjadi informasi tambahan dan tidak selalu tersedia.
C. Halaman Mekari Qontak yang Terdampak oleh Penerapan BSUID
Penerapan Business-Scoped User ID (BSUID) juga membawa perubahan pada tampilan dan mekanisme identifikasi pengguna di beberapa halaman Mekari Qontak, khususnya pada Contact Card dan Inbox.
Penting
Tidak terdapat perubahan pada halaman Campaign setelah penerapan BSUID. Hal ini karena aktivitas broadcast tetap memerlukan nomor telepon sebagai tujuan pengiriman pesan, sehingga laporan broadcast tetap menampilkan nomor telepon.
Sebelumnya, identifikasi pengguna sepenuhnya bergantung pada nomor telepon, sehingga nomor telepon selalu terlihat dan digunakan sebagai dasar pencarian pengguna. Setelah BSUID diterapkan, sistem akan menggunakan BSUID sebagai identifier utama di sisi backend, sementara username dapat ditampilkan sebagai identitas pengguna. Dalam kondisi tertentu, nomor telepon tidak selalu tersedia sehingga pengguna dapat membagikan nomor telepon melalui fitur Request Phone pada percakapan.
1. Halaman Inbox
Tabel 1. Perbandingan tampilan Inbox sebelum dan setelah penerapan BSUID
| Sebelum | Sesudah |
| Tampilan pada halaman Inbox setelah BSUID diterapkan (nomor telepon tidak dimunculkan) |
Tampilan nomor telepon pengguna yang berhasil dibagikan setelah pengguna menyetujui permintaan berbagi nomor telepon. | |
Tampilan pada halaman Inbox [Customer Data Platform] setelah BSUID diterapkan (nomor telepon tidak dimunculkan) | |
Tampilan nomor telepon pengguna yang berhasil dibagikan setelah pengguna menyetujui permintaan berbagi nomor telepon. |
Untuk melakukan pengajuan permintaan nomor telepon pengguna, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
Masuk ke akun Qontak Anda, lalu pilih menu “Inbox”.
Kemudian klik tab “Assigned to me”.
Lalu klik salah satu room chat.
Kemudian klik ikon ‘tambah’ berikut. Lalu pilih “Phone number request”.
Maka sistem akan menampilkan permintaan berbagi nomor telepon pada kolom percakapan. Klik “Send” untuk melanjutkan.
Kemudian, permintaan berbagi nomor telepon berhasil dikirim dan akan ditampilkan pada kolom percakapan dengan status Requested. Selanjutnya, silakan menunggu respon dari customer Anda.
Sebagai tambahan informasi, berikut tampilan permintaan pengajuan yang akan muncul pada halaman WhatsApp milik customer Anda.
Apabila customer menyetujui permintaan berbagi nomor telepon, maka nomor telepon akan ditampilkan pada halaman Inbox seperti pada tampilan berikut.
2. Halaman Contact
Tabel 2. Perbandingan tampilan Contact Detail sebelum dan setelah penerapan BSUID
| Sebelum | Sesudah |
3. Halaman Report
Seluruh laporan pada Chat, Package Usage, dan Voice juga akan menampilkan username serta nomor telepon pengguna.
4. Halaman Create Push Notification [CRM]
Penerapan BSUID juga dapat mempengaruhi penggunaan fitur WhatsApp Notification pada CRM. Fitur ini tetap memerlukan nomor telepon sebagai tujuan pengiriman pesan.
Jika data pengguna tidak memiliki nomor telepon, maka sistem tidak dapat mengirimkan notifikasi WhatsApp. Dalam kondisi tersebut, sistem akan menampilkan informasi atau catatan pada sistem yang menunjukkan bahwa notifikasi tidak dapat dikirim karena nomor telepon tidak tersedia.
Notifikasi WhatsApp pada CRM hanya dapat dikirimkan jika data pengguna memiliki nomor telepon yang tersedia.
D. Perubahan Data Flow setelah Penerapan BSUID
Setelah penerapan Business-Scoped User ID (BSUID), sistem akan menggunakan BSUID sebagai identifier utama untuk mengidentifikasi pengguna. Sebelumnya, sistem menggunakan nomor telepon sebagai primary key dalam proses pencarian dan pencocokan data pengguna.
Dengan perubahan ini, BSUID menjadi identitas unik dan permanen yang digunakan oleh sistem, sementara nomor telepon berperan sebagai informasi tambahan yang dapat digunakan apabila tersedia.
Perbandingan perubahan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.
| Aspek | Sebelum BSUID | Sesudah BSUID |
| Primary identifier | Nomor telepon digunakan sebagai primary key dalam database. | BSUID digunakan sebagai primary key dan menjadi identifier utama pengguna. |
| Pencocokan kontak (Contact matching) | Pencocokan data pengguna dilakukan berdasarkan nomor telepon. | Sistem dapat mencocokkan data menggunakan BSUID maupun nomor telepon jika tersedia. |
| Data historis | Penggabungan data historis menggunakan nomor telepon. | Data historis akan disesuaikan melalui proses mapping antara BSUID dan nomor telepon. |
E. Perubahan API setelah Penerapan BSUID
Penerapan Business-Scoped User ID (BSUID) juga membawa perubahan pada mekanisme integrasi API WhatsApp. Sebelumnya, pengiriman pesan dan identifikasi pengguna melalui API sepenuhnya menggunakan nomor telepon sebagai identifier utama.
Setelah BSUID diterapkan, sistem dapat menggunakan BSUID atau username sebagai identifier pengguna. Nomor telepon masih dapat digunakan, namun tidak lagi menjadi satu-satunya identifier dalam proses integrasi API.
1. Perbandingan Endpoint API Sebelum dan Sesudah BSUID
| Aspek | Sebelum BSUID | Sesudah BSUID |
| Endpoint | POST /api/v1/messages/
{ "phone_number": "6281234567890", // MANDATORY "message": "Hello World", "channel_id": "xxx-xxx-xxx" } | POST /api/v1/messages/
{ "bsuid": "BSUID_123456789", // RECOMMENDED "username": "user_wa_handle", "phone_number": "6281234567890", "message": "Hello World", "channel_id": "xxx-xxx-xxx" } |
2. Dampak Perubahan API dan Tindakan yang Diperlukan
| Endpoint | Tingkat Dampak | Tindakan yang Diperlukan |
| Send Message API | Medium | Pembaruan Opsional |
| Contact API | Medium | Pembaruan Opsional |
| Webhook Payload | Low | Perlu Ditinjau |
| Conversation API | Medium | Pembaruan Opsional |
Urutan Prioritas Parameter
- bsuid – prioritas tertinggi, direkomendasikan untuk integrasi baru.
- username – opsi sekunder.
- phone_number – digunakan pada integrasi yang sudah ada.
3. Perubahan Webhook setelah Penerapan BSUID
(Field Baru pada Webhook Incoming Message)